JANGAN RAGU DENGAN ILHAM ALLAH

JANGANLAH ENGKAU MERASA RAGU DENGAN APA YANG TELAH ALLAH ILHAMKAN KEPADAMU MENGENAI TERJADINYA SUATU HAL. KARENA HAL ITU AKAN MENUTUPI MATA HATIMU DAN MEMBUTAKAN CAHAYA SIR MU (hikmah 7)

hikmah ini lebih umum dari sebelumnya. Karena yang dijanjikan pada hikmah sebelumnya adalah khusus mengenai do’a. Sementara dalam hikmah ini juga mencakup apa yang dijanjikan Allah berupa sesuatu yang dilihamkan kepadamu tentang yang akan terjadi  pada waktu tertentu. Seperti engkau akan di futuh (buka) oleh Allah pada tahun ini, atau hal-hal lain sebagaimana terjadi pada sebagian wali-wali Allah. Namun ternyata yang diilhamkan oleh Allah itu pada kenyataannya tidak terjadi.

Sang pengarang kitab ingin mengatakan bahwa apabila engkau telah diberi ilham oleh Allah mengenai suatu hal yag akan terjadi pada waku tertentu, tetapi kemudian waktunya terlambat maka janganlah engkau ragu dengan ilham Allah itu, lebih-lebih jika waktunya belum ditentukan. Dan hendaklah keraguan itu tidak sampai mengaburkan mata hati atau bahkan membutakannya. Karena boleh jadi terjadinya sesuatu yang dijanjikan itu bergantung kepada sebab dan syarat tertentu yang belum terjadi. Sesungguhnya orang-orang arif itu adalah orang yang memiliki adab dan sopan santun kepada tuhannya. Jiwanya senantiasa tidak merasa goncang akan keterlambatan janji Allah ta’ala  (AL-HIKAM  Ibnu Athoillah as-Sakandari).